You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Rehab Selesai, PKL Loksem Kampung Rambutan Mulai Berjualan
photo Nurito - Beritajakarta.id

PKL Loksem Terminal Kampung Rambutan Mulai Berjualan

Puluhan pedagang kaki lima (PKL) telah menempati lokasi sementara (Loksem) di Terminal Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur. Sebelumnya loksem tersebut direnovasi Suku Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Jakarta Timur selama 1,5 bulan.

Renovasi hanya sekitar 1,5 bulan

Ada 93 PKL yang sudah berjualan di loksem tersebut. Mereka umumnya menjual makanan, minuman dan sebagainya.

Kasudin Koperasi Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Jakarta Timur, Syamsu Rizal mengatakan, renovasi dilakukan menggunakan dana dari corporate social responsibility (CSR).

Pembangunan Loksem Kampung Rambutan Capai 70 Persen

"Renovasi hanya sekitar 1,5 bulan. Saat ini seluruhnya sudah berjualan," kata Syamsu saat meninjau Loksem Kampung Rambutan, Sabtu (15/7).

Sementara Kepala Dinas KUKMP DKI Jakarta, Irwandi menambahkan, luas lahan loksem ini kurang lebih 200 meter persegi.

"Seluruh biaya ditanggung CSR. Kita tidak mengeluarkan anggaran. Kemudian ada masa pemeliharaan selama dua tahun. Kalau ada kerusakan akan ditangani CSR," ucap Irwandi.

Gunawan (32) salah seorang pedagang mengatakan, saat ini kondisi loksem menjadi bersih dan nyaman, sehingga lebih menarik untuk pengunjung.

"Saya mulai berjualan dari menjelang lebaran. Tempatnya sekarang lebih bersih, rapih dan nyaman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2069 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1042 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye942 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye938 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye868 personNurito